Tanda-tanda terjadinya kecanduan Internet Maniac

Tanda-tanda terjadinya kecanduan Internet Maniac adalah :

1. Mas kimpoi yang Anda minta di hari pernikahan adalah seperangkat komputer dan modem. Tunai!
2. Bel di rumah Anda bertuliskan “Click here to continue”
3. Pintu kamar mandi Anda bertuliskan “This site contains Adult Material, please verify your age”
4. Anda menanyakan apakah ada email baru untuk anda kepada Pak Pos yang mengantarkan kartu lebaran.
5. Mimpi anda selalu berawal dengan http://www.
6. Anda menggunakan search engine untuk mencari anak anda yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah.
7. “Unable to locate your server!” kata Anda ketika menerima telepon salah sambung.
8. Anak-anak Anda diberi nama Joko.gov agar kelak dia jadi pegawai negeri sipil dan Tole.edu agar kelak dia jadi mahasiswa abadi.
9. Suara dengkuran Anda sudah persis mirip dengan suara Handshake modem dan kipas PC anda.
10. Anda susah menggerakan jari Anda karena Anda sudah online selama 36 jam.
11. Anda menonton film “The Net” … 63 kali.
12. Ketika mobil Anda menyeruduk mobil lain di simpang jalan, yang pertama Anda cari adalah tombol UNDO.
13. Istri Anda meletakan wig di atas monitor Anda untuk mengingatkan Anda seperti apa tampangnya.
14. Anda memberi nama anak Anda Eudora, Netscape dan mIRC. Dan kalau anda lebih demokratis (tidak monopistis) anda akan memberi nama anak anda Linux atau distro-distronya.
15. Anda memperkenalkan diri sebagai: youremail@y… atau www.domain.com
16. Anda membuat tatoo di badan Anda “This body best viewed with Mozilla Firefo 3.0.5 or higher.”
17. Anda meninggalkan antrian tiket kereta api dengan berkata “request time out!!!”
18. Ketika hidup anda mengalami depresi, anda akan sangat menyesal mengapa tubuh anda tidak dilengkapi dengan tombol Ctrl-Alt-Del.
19. Anda membaca tulisan ini sampai habis.

Lightweight Extension to Show PageRank in Firefox

If the main reason you install the Google Toolbar is for the PageRank, now you can easily display the PageRank of any site with a tiny extension for Firefox instead of the full Google Toolbar.

This extension has become one of the first extensions I install on a new config. Check out the minimal goodness:

Download Live PageRank from Mozilla Add-ons

Firefox 3 to Use the Vista Default Theme in Windows XP

Do you use Firefox 3 on Windows XP (or Windows 2000) and wish you could have the sleek blue style of the Windows Vista theme instead of the multi-coloured playschool XP one?

Instead of this…

image

…you can have this:

image

Normally, the only way to do so is to download a Vista-style theme from the Mozilla Add-ons site. However, they are often big, resource-hungry and can slow down your Firefox. Plus they can break when Mozilla updates Firefox, or have ugly missing parts where the theme author has not been as comprehensive as they should have.

Well, the good news is that Firefox for Windows-only has both the Vista and XP themes built in and there’s a simple trick to tell it which style to use. If you’re on a Mac or Linux (or on Windows and want to use the Mac/Linux themes), I’m afraid you’re out of luck and will have to continue to use the themes that have been created on the Mozilla Add-ons site.

Easy steps

First of all, make sure you completely exit all Firefox windows, and download and extract the Firefox3WindowsThemes.zip file (link at bottom of page).

Once you’ve extracted the files, go into the Strata folder then the Aero folder.

image

There will be a file there called classic.manifest. We will replace the default Firefox version with this one.

image

Next you’ll need to open up the Firefox application chrome directory by going to Start \ Run and pasting in the following path, or just manually browsing down through windows explorer.

%programfiles%\Mozilla Firefox\chrome

image

Inside this folder, you should see the classic.manifest file that we will replace with the one from the downloaded zip file.

Important Note: Before we proceed, we need to backup our original classic.manifest file. Right-click classic.manifest and select rename. Now rename it to classic.manifest.bak.

image

Next copy and paste, or drag the classic.manifest file from the Aero folder you just extracted to the Chrome folder.

Open Firefox and enjoy the Vista-like goodness!

Vista to XP

If, for some strange reason, you are using Vista and would like to use the XP Firefox 3 theme, we’ve got you covered too.

Follow the same steps as above, but instead of replacing the classic.manifest file from the Strata > Aero folder, use the one from the Strata > XP folder instead.

image

Yuk!

Restoring

If you ever want to go back to the original Firefox theme (or if your Firefox starts acting up because of it), all you have to do is delete the classic.manifest file in the Chrome folder and rename the backup copy from classic.manifest.bak back to classic.manifest.

Download Firefox3WindowsThemes Hack

Automate Filling in WordPress Comment Fields

One of the more annoying things about visiting blogs is having to fill out all the comment fields. They are the same on every blog (including this one). Sure, you can hit the down arrow key and Firefox might remember what you typed last, but it’s still a pain, especially as a blogger when you want to leave a lot of comments.

A much simpler way is to use an application to fill out the fields for you. I’ve chosen the Texter application, just because it’s the latest software that I’ve been playing with.

Download and install the software, and go through the tutorial on the download page. Once you’ve got it installed, hit Ctrl+Shift+H to bring up the Add new hotstring dialog, and enter the following, making sure to set the dropdown to “Script”, or else it won’t replace the {Tab} with an actual tab key.

My Name{Tab}my@email.com{Tab}http://www.mysite.com{Tab}My Message Here

You’ll want to give it a unique hotstring, something that you wouldn’t need to use in other applications. I chose wp1.

So now just type in wp1 into the name field in any comments box:

Hit the tab key, and you should see it auto-fill in the fields, and position the cursor in the comment box so you can write a personalized comment.

This tool is unbelievably useful.

Get Texter (text replacement tool for Windows)

Sistem Informasi Bagi Perusahaan : Urgensi & Permasalahannya

Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kemajuan perkembangan komputer dan telekomunikasi telah mengubah cara hidup di dunia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaan dan peranan teknologi informasi di segala sektor kehidupan tanpa sadar telah membawa dunia memasuki era baru globalisasi lebih cepat dari yang dibayangkan semula, yaitu abad informasi. Dari sekian banyak sektor kehidupan manusia yang dipengaruhi oleh kehadiran teknologi informasi, organisasi atau institusi berorientasi bisnis merupakan entitas yang paling banyak mendapatkan manfaat. Sektor usaha memerlukan suatu sistem informasi dan teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan sekaligus sebagai senjata utama dalam memenangkan persaingan.

SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Dalam kehidupan sehari-hari istilah ‘teknologi informasi’ dan ‘sistem informasi’ pengertiannya seringkali dipertukarkan. Sekalipun keduanya memiliki hubungan yang sangat erat namun secara harfiah memiliki pengertian yang berbeda. Penjelasan berikut dipandang perlu untuk menghilangkan kesalahkaprahan pemakaian istilah, sebelum membicarakan sistem informasi sendiri secara luas.

Istilah ‘teknologi informasi’ mulai diperkenalkan secara luas ketika terjadi pengembangan teknologi komputer yang dipadukan dengan teknologi komunikasi. Sedangkan kata ‘informasi’ sendiri didefinisikan sebagai suatu hasil dari pengolahan data yang memiliki nilai lebih (nilai tambah) dibandingkan dengan data mentah. Komputer merupakan teknologi informasi pertama yang dapat melakukan proses pengolahan data menjadi informasi. Seiring dengan perkembangan teknologi komputer, kemajuan teknologi komunikasi berkembang sedemikian pesatnya sehingga mampu mereduksi jarak menjadi lebih pendek.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan teknologi informasi adalah suatu teknologi yang berhubungan dengan pengolahan data menjadi informasi dan proses penyaluran data/informasi itu sendiri. Dengan demikian berdasarkan definisi tersebut, terlihat bahwa komputer hanya merupakan salah satu produk dalam domain teknologi informasi. Printer, sistem pengkabelan, modem, router, VSAT, Oracle Database, Oracle Application, SAP, Baan, dan sebegainya, merupakan contoh-contoh lain dari produk teknologi informasi.

Kata ‘sistem’ mengandung arti kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki unsur keterkaitan antara satu dan lainnya. Sistem informasi merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen dalam perusahaan atau organisasi yang berhubungan dengan proses penciptaan dan pengaliran informasi. Jadi teknologi informasi hanya merupakan salah satu komponen kecil dalam aktivitas perusahaan. Komponen-komponen lainnya adalah: proses dan prosedur, struktur organisasi, sumber daya manusia, produk, pelanggan, pemasok, rekanan, pemerintah, dan sebagainya.

Dengan berpegang pada definisi-definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan yang sangat erat antara sistem informasi dan teknologi informasi. Dalam perspektif demand-supply, dapat dilihat bahwa sistem informasi merupakan kebutuhan (demand) perusahaan dalam menjalankan kegiatan manajemen sehari-hari, sementara teknologi informasi adalah jawaban (supply) terhadap kebutuhan perusahaan tersebut.

KESENJANGAN ANTARA KEBUTUHAN DAN JAWABAN INFORMASI

Dalam kerangka ideal, seharusnya model demand-supply dalam hubungan teknologi informasi dan sistem informasi berlaku seperti layaknya model serupa dalam ilmu ekonomi. Akan terjadi kekurangan produk jika permintaan melebihi persediaan, sebaliknya akan terjadi kelebihan produk di pasaran jika persediaan melebihi permintaan. Apa yang terjadi dalam praktek bisnis sehari-hari ternyata seringkali antara sistem informasi sebagai demand dan teknologi informasi sebagai supply tidak terjadi kesepakatan bersama dan cenderung terdapat kesenjangan (gap) yang tidak kecil.

Kesenjangan pertama yang jelas terlihat adalah latar belakang orang-orang yang berdiri di masing-masing domain, dimana terjadi perbedaan perspektif yang sangat mendasar antara orang-orang berlatang belakang bisnis dan orang-orang teknis. Seringkali terjadi kemacetan komunikasi yang disebabkan adanya perbedaan dalam cara melihat, menilai, merumuskan, dan memutuskan suatu permasalahan.

Kesenjangan kedua adalah tingkat kepahaman mengenai hakikat informasi itu sendiri. Sebagian besar perusahaan masih memiliki pandangan yang konservatif mengenai nilai strategis suatu informasi, sehingga seringkali terjadi investasi berlebihan terhadap teknologi informasi apalagi secara teknologi perusahaan-perusahaan tersebut dapat membeli peralatan informasi yang canggih sekalipun. Pandangan konservatif dan sikap yang terlalu berhati-hati dalam menyikapi perkembangan informasi juga dapat mengakibatkan terjadinya kekurangan investasi dalam teknologi informasi yang digunakan oleh perusahaan tersebut.

Kesenjangan ketiga adalah sangat dinamisnya kebutuhan sistem informasi perusahaan yang sulit diikuti dan dicari jalan pemecahannya oleh teknologi informasi yang tersedia. Hal tersebut merupakan dampak era globalisasi yang membuat perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat dan dinamis, serta berdampak pada perubahan proses manajemen, struktur organisasi, sumber daya manusia, dan kebijakaan-kebijakan lainnya. Efeknya, harus selalu dilakukan redefenisi dan restrukturisasi strategi teknologi informasi yang jelas-jelas memerlukan dana dan investasi yang tidak sedikit.

SIAPA MENGIKUTI SIAPA

Akibat adanya kesenjangan-kesenjangan, sering terjadi perdebatan sengit antara praktisi manajemen dan teknologi informasi mengenai pendekatan mana yang harus diikuti : teknologi informasi sebagai pendukung bisnis ataukah bisnis mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Adanya kesenjangan perspektif antara praktisi manajemen dan teknologi informasi, disisi lain dapat dijadikan sebagai bahan dasar untuk menganalisa masalah dan penyelesaiannya berkaitan dengan urgensi pengadaan teknologi informasi dalam suatu perusahaan. Mencari penyelesaian untuk memperkecil kesenjangan-kesenjangan tersebut juga dapat dijadikan landasan awal untuk mengatasi permasalahan ketika suatu perusahaan yang memiliki investasi teknologi memadai tidak pernah sukses pengimplementasiannya bahkan sama sekali tidak memberikan keuntungan yang berarti bagi perusahaan.

Masalah tarik-ulur kepentingan antara kebutuhan manajemen akan sistem informasi dan solusi teknologi informasi sebagai jawaban, juga menghinggapi banyak perusahaan baik milik negara maupun swasta.

Berkaitan dengan pengembangan sistem informasi perusahaan menuju kinerja kelas dunia, -disini saya mengulas divisi teknologi informasi yang difungsikan sebagai pusat layanan kepada user internal perusahaan -
pertama sangat dibutuhkan strategi perencanaan dan pengembangan sistem informasi yang merupakan bagian terintegrasi dari perencanaan perusahaan/korporat. Strategi tersebut perlu diredefinisi (jika sebelumnya sudah pernah ada) dan dibuat dalam dokumentasi yang baik serta disosialisasikan kepada manajemen puncak dan lingkungannya sendiri. Strategi tersebut perlu dibuat karena: 1) sumber daya yang dimiliki perusahaan mungkin terbatas, sehingga harus digunakan seoptimal mungkin, 2) untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para pesaing memiliki sumber daya teknologi yang sama, 3) untuk memastikan bahwa aset teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung ataupun tidak langsung untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan, 4) untuk mencegah terjadinya kelebihan investasi ataupun kekurangan investasi, dan 5) untuk menjamin bahwa teknologi informasi yang direncanakan dan dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan bisnis perusahaan akan informasi.

Kedua, memberikan pendidikan kepada manajemen puncak, juga menengah, untuk memahami apa dan bagaimana teknologi informasi dapat memiliki peranan strategis bagi perusahaan. Hal tersebut dipandang sangat perlu karena komitmen puncaklah yang memberikan kontribusi signifikan terhadap suksesnya implementasi teknologi informasi, dengan melakukan propaganda ke seluruh jajaran karyawannya.

Ketiga, melibatkan para pengguna (user) secara aktif ke dalam divisi teknologi informasi. Sudah merupakan fenomena umum bahwa terjadi sebuah gap yang cukup besar antara para karyawan di divisi SI/TI dan para user sebagai pengguna dari produk-produk divisi SI/TI. Untuk itu sosialisasi yang intensif tentang implementasi teknologi informasi di perusahaan serta perkembangan TI terbaru sangat perlu dilakukan.
Disini, usulan untuk mengeliminir gap tersebut yaitu dengan membentuk suatu dewan perwakilan user yang memiliki jadwal berkala untuk bertemu dan melakukan diskusi bersama dengan divisi SI/TI. Tugas utamanya adalah mengevaluasi kinerja sistem informasi yang ada, disamping membahas perkembangannya di masa mendatang. Dengan cara tersebut kedua belah pihak sama-sama memperoleh manfaat dan persepsi yang sama terhadap perkembangan sistem informasi/teknologi informasi perusahaan; user melalui dewan perwakilannya akan memperoleh gambaran yang jelas tentang arah dan strategi sistem informasi perusahaan serta merasa lebih familiar dengan produk-produk divisi SI/TI; sedangkan divisi SI/TI sendiri mendapatkan kerangka pengembangan sistem informasi perusahaan yang lebih jelas dan terarah sesuai dengan keinginan, keluhan, dan proses bisnis dalam perspektif user.

Keempat, membentuk suatu team-work divisi sistem informasi yang tangguh dimana tanggung gugat, tanggung jawab, serta job description¬-nya terperinci dengan jelas.

Kelima, mempelajari dan menyusun implementasi sistem informasi di perusahaan tersebut serta trend terbaru seputar perkembangan teknologi informasi di dunia. Hal yang dibahas dapat berupa: 1) bagaimana mengintegrasikan aplikasi-aplikasi yang ada sehingga menjadi sebuah aplikasi terpadu layaknya aplikasi ERP (enterprise resource planning) yang terbukti dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan-perusahaan modern di dunia; 2) memporting aplikasi-aplikasi yang ada menjadi web enabled dan secara perlahan-lahan mengubahan arsitektur aplikasi 2-tier (client/server) ke n-tier (web based dan distributed); 3) memikirkan software-software pengembangan aplikasi (development tools) alternatif misalnya solusi total Microsoft (Visual Studio) serta tools lainnya untuk memonitor, meningkatkan, serta memudahkan pemeliharaan aplikasi atau database yang telah ada.

Terakhir, mendokumentasikan seluruh aplikasi dan sistem secara rinci dalam format yang seragam dan mudah dibaca/dimengerti. Dokumentasi, baik user manual maupun system manual, harus diorganisasikan sebaik mungkin sehingga regenerasi pengembang dan pemakai aplikasi dapat berjalan dengan baik.

Ponsel untuk Membuat Popcorn, Mungkinkah?

Di beberapa website dan situs sharing video, beredar video klip yang memperlihatkan bagaimana beberapa ponsel dapat membuat biji-biji jagung berubah menjadi popcorn.

Dalam tayangan itu, dijelaskan tentang bahaya signal ponsel. Padahal, berbagai tips sederhana sudah kita coba, seperti gunakanlah ponsel pada kuping sebelah kiri ketimbang sebelah kanan, dan tips-tips lainnya. Dalam demo tersebut digunakan beberapa alat peraga, yaitu 8 buah ponsel, beberapa bulir jagung, dan dilakukan 4 orang.

Mula-mula, ponsel diletakkan pada 4 arah mata angin diatas meja. Beri jarak, sehingga ditengah-tengah keempat ponsel tersedia ruang kosong, untuk meletakkan beberapa bulir jagung. Disitu terlihat, masing- masing orang dengan 4 ponsel lainnya menelpon secara bersamaan ke masing-masing ponsel yang terletak di atas meja. Apa yang terjadi pada biji popcorn tersebut?? Dalam 4 detik bulir jagung tersebut termasak, dan berubah menjadi popcorn!! PERCAYA??

Video ini mencoba memberi gambaran bagaimana jadinya jika butiran jagung tersebut adalah kita, sedangkan 4 ponsel di atas meja adalah menara-menara BTS yang mengelilingi kita, yang menerima dan menyambungkan panggilan signal ponsel. Sama kah akibatnya??ataukah video ini cuma hoax belaka??

Luna Black n Blue Theme For Xp

Suka black theme buat XP? Nih ada yang bagus.

Dah ada logon screennya sekalian.

Site.
Download.
Many thanks to the author.

Setelah saya pake di kompi plus wallpaper buatan sendiri and winamp skin yang cuco’, jadi gini:

Maknyusss… cool black themes for my desktop.

Kalo mao wallpaper nya, download.

Kalo mao skin winampnya, download.

Instal skinnya disarankan pake TuneUp Utilities aja, download.

Bonus Versi birunya, Luna Element Blue.

Site.

Download.

Will Naruto Shippuden Finish Soon?

NAruto Story take too long episode

Tweak Firefox’s “Responsiveness” Config Setting

Have you ever noticed that sometimes Firefox isn’t very responsive while loading a page? As a frequent StumbleUpon user, this behavior grates on my nerves so I went looking for a solution.

When Firefox is loading a page it uses one of two modes: There’s a high priority mode that doesn’t pay as much attention to your mouse and keyboard, but loads the page faster. There’s also a lower priority mode that interrupts the parser more often to respond to input events. It’s even documented at Mozillazine.

What we can do is tweak the amount of time before Firefox switches from lower priority mode back into high priority mode.

Type about:config into the Firefox address bar, and then filter by the following:

content.switch.threshold

image

Most likely the key doesn’t exist yet, so you’ll have to set it by right-clicking in the empty area and selecting New \ Integer. Use these values when prompted:

  • Key Name: content.switch.threshold
  • Key Value: 1000000

The default value is 750000, or 3/4 of a second. The more time that you tell Firefox to wait before resuming high priority mode, the more responsive the application will feel… but it will obviously take a little longer to load the pages. You could reverse this if you were more worried about speeding up page load time.

Note that this setting only works if you haven’t changed content.interrupt.parsing to false.

Make Firefox 3 Use Windows Vista Glass Like Internet Explorer Does

One of the things that has really annoyed me about running Firefox on Vista is that Internet Explorer looks really slick with the Aero Glass extending down onto the entire navigation bar… and Firefox just looks pathetic sitting next to it. Thanks to the Glasser extension from my new favorite person 6XGate, IE no longer holds the edge in slick UI.

Note: This extension only works in Firefox 3 Beta 5 or later, and is still an alpha release, so it’s likely to cause crashes and generally have problems. But it looks sweet!

Notice how the glass extends all the way down the navigation bar now:

image

And you have the full transparent glass effect:

image

You can also add in a Stylish script to change the bookmarks bar to look like Windows Explorer if you want, although I don’t personally like the way that looks:

image

Installation

Head over to MozillaZine and install the extension, and then install the Personal Menu extension as well so that you can hide the menu bar by right-clicking on the toolbars area and unchecking “Menus Toolbar”

image

All of the links you’ll need are on the MozillaZine page.

Note: I typically only write how-to related articles and don’t cover geek news, but this one was too fun to ignore. More how-to goodness tomorrow, I promise.

Download Glasser from mozillazine.org

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.